Damkar Tubaba Imbau Warga Waspada Kebakaran Saat Musim Kemarau

mediafaktualhukum.Id

Tulang Bawang Barat
Ragem Sai Magei Wawai.

MFH.Id Tubaba.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang cenderung meningkat selama musim kemarau. Selain mengintensifkan upaya pencegahan, DPKP juga memastikan seluruh personel dan armada dalam kondisi siaga menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran.

Kepala DPKP Tubaba, Sujatmiko, mengatakan kondisi cuaca panas yang disertai lingkungan kering menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko kebakaran, baik di kawasan permukiman, lahan, hutan, maupun fasilitas umum.

“Musim kemarau ini, kami mengimbau seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan setelah kebakaran terjadi,” ujar Sujatmiko, Senin (3/8/2026), di Kantor Bupati Tubaba usai mengikuti Rapat persiapan HUT RI ke-81.

Menurutnya, DPKP Tubaba terus melakukan langkah-langkah pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat dengan melibatkan aparatur tiyuh dan pamong setempat agar kesadaran terhadap bahaya kebakaran semakin meningkat.

Masyarakat diimbau tidak membakar sampah, lahan, maupun rumput kering secara sembarangan. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok di area yang berpotensi memicu kebakaran.

Selain itu, Sujatmiko mengingatkan masyarakat untuk memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik, menghindari penggunaan stop kontak secara berlebihan, mematikan kompor dan peralatan listrik setelah digunakan, serta menjauhkan bahan yang mudah terbakar dari sumber api.

Sebagai langkah antisipasi, masyarakat juga disarankan menyiapkan alat pemadam sederhana, seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), karung goni basah, atau ember berisi air maupun pasir untuk penanganan awal apabila terjadi kebakaran kecil.

“Kami juga mengimbau agar akses jalan di lingkungan permukiman tetap terbuka sehingga kendaraan pemadam kebakaran dapat menjangkau lokasi dengan cepat saat terjadi keadaan darurat,” katanya.

Khusus bagi pedagang di kawasan pasar, DPKP meminta agar instalasi listrik kios diperiksa secara berkala dan aliran listrik dimatikan setelah aktivitas perdagangan selesai guna mengurangi risiko korsleting.

Sujatmiko menjelaskan, kawasan pasar, permukiman padat penduduk, serta lahan dan kawasan hutan menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian lebih selama musim kemarau karena memiliki tingkat kerawanan kebakaran yang lebih tinggi

Meski demikian, ia memastikan DPKP Tubaba telah menyiapkan seluruh personel, armada, dan peralatan untuk memberikan respons cepat apabila terjadi kebakaran.

Seluruh personel, peralatan, dan armada pemadam kebakaran dalam kondisi siap siaga. Kami berkomitmen memberikan respons cepat apabila terjadi kebakaran di wilayah Tubaba,” tegasnya.

Saat ini, DPKP Tubaba mengoperasikan empat unit armada yang ditempatkan di tiga pos, yakni Pos Candra Mukti dengan dua unit kendaraan, Pos Pemda satu unit, dan Pos Lambu Kibang satu unit.

PKP juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Laporan keadaan darurat dapat disampaikan melalui Call Center DPKP Tubaba di nomor 0851-8801-5583 ucapnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *