mediafaktualhukum.Id
Rabu, 5 Agustus 2026 16:08 WIB
Tulang Bawang Barat
Ragem Sai Magei Wawai.
MFH.Id.Pemerintah
Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Bupati Novriwan jaya terus memperkuat pembangunan daerah melalui lima program unggulan yang menyentuh berbagai sektor.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tubaba Novriwan Jaya saat menghadiri kegiatan penyaluran bantuan Baznas Tubaba di Balai Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Rabu (5/8/2026).
Novriwan Jaya menjelaskan lima program prioritas tersebut, yakni TubabaQ Sehat untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat, TubabaQ Cerdas guna memperluas akses dan kualitas pendidikan, KUR Super Mikro sebagai dukungan permodalan bagi pelaku usaha kecil, Bang Sampah Bergerak yang berfokus pada pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Tubaba.
Menurut Bupati, sinergi antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak, termasuk Baznas, menjadi bagian penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pada kesempatan itu, Baznas Tubaba menyalurkan bantuan paket sembako kepada 23 lanjut usia (lansia) dari Kecamatan Tumijajar dan Tulang Bawang Udik. Masing-masing penerima memperoleh paket sembako senilai Rp300 ribu serta bantuan uang tunai sebesar Rp150 ribu.
Selain itu, Baznas juga menyerahkan Beasiswa Cendekia kepada empat mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Setiap mahasiswa menerima bantuan pendidikan sebesar Rp3 juta per semester hingga lulus, dengan ketentuan mampu mempertahankan prestasi akademiknya.
Ketua Baznas Tubaba H. Purwanto mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Baznas dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan dunia pendidikan.
“Semoga prestasinya bisa dipertahankan sehingga bisa terus mendapatkan beasiswa Baznas sampai selesai. Namun apabila prestasinya menurun, maka beasiswanya akan dihentikan,” ujar Purwanto.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bank Lampung turut memperkenalkan program TubabaQ Berdaya yang bertujuan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat, sementara BPJS Ketenagakerjaan memberikan sosialisasi mengenai program perlindungan bagi tenaga kerja.
(Red)






