Bupati Tubaba Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Tantangan Fiskal Daerah

mediafaktualhuku.Id
Selasa, 4 Agustus 2026 – 13:54 WIB

MFH.Id.Tubaba.

Bupati Tulang Bawang Barat–
Ir. Novriwan Jaya, S.P., menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pembangunan. Sebaliknya, kolaborasi antarpemangku kepentingan harus menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan pelayanan dan program yang berdampak bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Novriwan Jaya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Daerah di Ruang Rapat Bupati, Selasa (4/8/2026). Rakor diikuti Sekretaris Daerah Tubaba, para asisten, Inspektur, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta camat se-Kabupaten Tubaba.

Bupati mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah meninggalkan ego sektoral dan membangun budaya kerja yang mengedepankan sinergi demi kepentingan masyarakat

kita hanya sebatas titik, tetapi bersama kita adalah samudra. Tidak ada yang bisa kita raih tanpa adanya kebersamaan. Kuncinya saat ini adalah kolaborasi,” tegas Novriwan.

Ia mengatakan pengalaman mengikuti pembekalan kepemimpinan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) memberikan banyak pelajaran mengenai pentingnya kepemimpinan yang adaptif dalam menghadapi tantangan global.

Menurutnya, keberhasilan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah membangun sumber daya manusia melalui pelayanan kesehatan, pendidikan yang berkarakter, dan lingkungan yang sehat.

Novriwan mengungkapkan, meski memiliki kemampuan fiskal yang terbatas dibanding sejumlah daerah lain, Kabupaten Tubaba mampu menghadirkan berbagai inovasi yang kini menjadi rujukan bagi pemerintah daerah lain.

Beberapa program tersebut di antaranya penguatan Bank Sampah Mandiri yang tidak hanya mengelola lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, program Forkopimda Masuk Sekolah yang menanamkan pendidikan karakter kepada generasi muda, penyelenggaraan Liga U-17 tingkat Provinsi Lampung dengan konsep gotong royong, hingga optimalisasi peran BAZNAS dalam membantu masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menginstruksikan Sekretaris Daerah bersama seluruh perangkat daerah pengelola pendapatan agar lebih proaktif meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui langkah-langkah yang terukur dan inovatif.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tubaba tengah mempercepat penyusunan regulasi pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program tersebut dilakukan bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) guna mempermudah proses sertifikasi sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

Di akhir arahannya, Novriwan meminta seluruh pejabat tidak hanya menjalankan tugas dari balik meja, tetapi aktif hadir di tengah masyarakat untuk mendengar sekaligus menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga.

“Bukan soal materi yang kita bawa saat turun ke bawah, tetapi kehadiran, perhatian, dan rasa kebersamaan yang kita berikan kepada masyarakat. Itulah yang akan membangun kepercayaan,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Bupati berharap seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tubaba semakin solid dalam menjalankan program pembangunan, menjaga kualitas pelayanan publik, serta memperkuat semangat gotong royong demi mewujudkan Tubaba yang mandiri, berdaya, dan sejahtera
ucapnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *