Sekolah Dimulai, SMP Karya Bhakti Tubaba Kebagian Dana APBN 2026

mediafaktualhukum.Id

Tulang Bawang Barat
Ragem Sai Magi Wawai.

MFH.Id PEMERINTAHAN TUBABA.
Revitalisasi Sekolah Dimulai, SMP Karya Bhakti Tubaba Kebagian Dana APBN 2026
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang Barat, M. Cheri Sofyan Setelah bertahun-tahun menjalankan kegiatan belajar mengajar di tengah kondisi bangunan yang mengalami kerusakan, SMP Karya Bhakti Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), akhirnya mendapat kepastian masuk dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMP Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Jumat.( 29/07/2026)

Program yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 itu akan difokuskan pada perbaikan berbagai fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, atap bangunan hingga sarana penunjang lain yang selama ini dinilai sudah tidak layak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang Barat, M. Cheri Sofyan, mengatakan usulan revitalisasi SMP Karya Bhakti telah diajukan sejak 2025. Namun, penetapan sekolah penerima sepenuhnya menjadi kewenangan Kemendikdasmen.

“Sore ini saya baru tiba dari Jakarta. Surat sosialisasi Program Revitalisasi sudah kami terima dan langsung kami sampaikan kepada pihak sekolah. Insyaallah, Senin, 3 Agustus 2026, SMP Karya Bhakti Panaragan bersama 253 sekolah dari seluruh Indonesia akan mengikuti sosialisasi melalui Zoom Meeting,” kata Cheri.

Ia menjelaskan, pelaksanaan revitalisasi akan dilakukan secara swakelola oleh pihak sekolah menggunakan dana APBN 2026.

Menurut Cheri, program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang aman, layak, dan mendukung proses belajar mengajar.

“Alhamdulillah, SMP Karya Bhakti Panaragan menjadi salah satu sekolah yang masuk Program Revitalisasi Tahun 2026. Ini tentu menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan di Tubaba,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMP Karya Bhakti Panaragan, Ananda Ruri Vianora, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat terhadap kondisi sekolah yang dipimpinnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tubaba, khususnya Dinas Pendidikan, serta Kementerian Pendidikan yang telah memberikan perhatian terhadap kondisi bangunan sekolah kami. Hari ini kami juga telah menerima undangan mengikuti sosialisasi Program Revitalisasi Tahun 2026,” katanya.

Ia berharap proses revitalisasi dapat segera direalisasikan sehingga para siswa bisa menikmati lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman.

“Mudah-mudahan program ini segera terlaksana sehingga peserta didik dapat belajar dengan lebih aman, nyaman, dan layak,” harapnya.

Masuknya SMP Karya Bhakti Panaragan dalam daftar penerima Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 menjadi angin segar bagi ratusan siswa, guru, dan masyarakat sekitar.

Sebelumnya, kondisi sejumlah ruang kelas di sekolah tersebut sempat menjadi sorotan karena mengalami kerusakan cukup berat, terutama pada bagian atap bangunan yang dinilai membahayakan kegiatan belajar mengajar.

Melalui program revitalisasi ini, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan agar proses pembelajaran berlangsung lebih efektif, aman, dan mampu menunjang peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang Barat ucapnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *